22 February 2018

SKENARIO FILM INDIE_INDIGO

INDIGO

  Oleh : AHMAD NUR ROSYID

SCENE 1. INT.  RUANG TV. PAGI
PAGI ITU DI RUANG KELUARGA SEMUANYA BERKUMPUL. IBU, AJAL, AGUNG DAN NADIA. HANYA AYAH YANG SEJAK TADI BELUM TERLIHAT. NADIA ASIK MELONGO DENGAN FILM KARTUN KESUKAANNYA , AGUNG ASIK DENGAN RUBIK DITANGANNYA DUDUK DISEBELAH ADIKNYA ITU. IBU MENYIAPKAN SARAPAN UNTUK KAMI. SEDANGKAN AKU HANYA DUDUK MENGAMATI MEREKA DI KURSI TENGAH. KEMUDIAN SENYUMKU MENGEMBANG KETIKA AYAH KELUAR DARI KAMARNYA.. AYAH MENUTUP PINTUNYA PELAN, IA MENGHAMPIRIKU SAMBIL MENGUSAP DAN MENCIUM  KEPALAKU.
AYAH
“Selamat Pagi Ajal anak kesayangan ayah, kenapa hanya duduk disini? Temani adik-adikmu disana.”
AJAL
(tersenyum) “selamat pagi ayah, (melirik kedua adiknya yang sedang menonton tv) Ajal nungguin ayah, dari tadi gak keluar-keluar”
KEMUDIAN AYAH MENGHAMPIRI YANG LAIN DENGAN SIKAP HANGAT DAN MEREKA TERLIHAT SANGAT SENANG
IBU
“Anak-anak, makanan sudah siaapp, cepat kemari, kita makan bersama-sama. Ajal... kemari nak.. agung sama nadia juga, matikan dulu tv-nya nak.”
NADIA
“Ibuu.. kak agung pelit gak mau minjemin nadia rubiknya”
IBU
“Iya nanti dipinjemin, tapi ayo makan dulu sayang”
SEMUANYA SUDAH DI MEJA MAKAN, IBU, AKU, AGUNG, NADIA, DAN JUGA, AYAH. KAMI MAKAN BERSAMA .
AYAH
Ajal, makan yang banyak biar kamu sehat”
AJAL
(hanya mengangguk sambil tersenyum)

SCENE 2. INT. KAMAR IBU. MALAM
MALAM ITU AJAL TERBANGUN, IA HENDAK KE KAMAR MANDI. IA MELEWATI KAMAR IBU, DAN MENDENGAR SUARA TANGISAN DARI DALAM KAMAR.
AJAL
“Ibuu.. “ (sambil memegang gagang pintu dan membukanya perlahan)
AJAL MENEMUKAN IBUNYA SEDANG DUDUK DI MEJA RIAS, MEMELUK BINGKAI FOTO KELUARGA  SAMBIL MENANGIS. LALU MATANYA MELIHAT SEKITAR DAN MENEMUKAN AYAH DUDUK DI RANJANG SAMBIL MENUNDUK. AKHIRNYA IA TIDAK BERANI MASUK. IA LANGSUNG MENUTUP PINTU PELAN DAN MELENGGANG PERGI.
IBU
“Kenapa rasanya berat sekali membesarkan mereka?!, (menangis tersedu) kamu tidak tau kan, betapa  susah payahnya aku merawat mereka, banyak kebutuhan mereka yang harus kupenuhi, aku harus banting tulang mencari uang..” (kembali memeluk bingkai foto)
SCENE 3. INT/EKS. RUANG TENGAH/TERAS. PAGI
AGUNG

“Ibu, ibu lihat bukunya agung yang merah gak?”

IBU
“Kamu taruh dimana sih kemarin? Makanya kalau naro apa-apa jangan sembarangan”
AGUNG
“Enggak bu, agung taro di meja ini. Nadia... lihat buku kakak yang merah gak?”
NADIA
(ssetengah berlari dari kamar) “ini kak... kemarin nadia pinjem satu Buat main”
AGUNG
“Nadia !!! kakak kan udah bilang, jangan ngambil barang kakak tanpa ngmong dulu ! kakak udah kesiangan ini !!!”
KEMUDIAN AGUNG MELENGGANG KELUAR DAN MEMAKAI SEPATU DI TERAS DI DEPAN KAKAKNYA YANG SEDANG DUDUK
IBU
“Aguung.... Nadianya jangan ditinggal ! anterin nadia dulu”
AGUNG
“Maaf ibu, agung udah telat banget, agung berangkat duluan yah”
NADIA YANG DIBENTAK KAKAKNYA LANGSUNG MENANGIS, KARENA KESAL KEPADA ADIKNYA ITU, AGUNG ENGGAN MENGANTARKAN NADIA KESEKOLAH SEPERTI BIASANYA. IA BERANGKAT TERLEBIH DAHULU MENINGGALKAN NADIA. KEMUDIAN AJAL MASUK MENGHAMPIRI ADIKNYA YANG MENANGIS.
IBU
“Sudah sudahh.. nadia gak usah nangis, berangkat sama kak Ajal yah?”
NADIA
(mengangguk)

RIAN
(mengusap air mata nadia dan merapikan rambutnya)

SCENE 4. INT. KELAS. SIANG
JAM ISTIRAHAT SUDAH HAMPIR SELESAI, TAPI DARI PINTU RUANG GURU, PAK HENDRO MEMANGGIL AGUNG YANG SEDANG BERJALAN MENUJU KELAS.
PAK HENDRO
“Agung, sini nak.. “
AGUNG
“Iyah pak hendro, ada apa ya pak ?”
PAK HENDRO
“Sini bapak kasih bocoran,”
AGUNG
“Bocoran apa yah pak?
PAK HENDRO
“Congratulation agung, kamu berhasil lolos seleksi masuk keperguruan tinggi yang bonafit”
AGUNG
“Hah??  Serius pak ?!”
PAK HENDRO
“Yaiyalah, masa saya bohong sama murid kesayangan saya”
AGUNG
“Alhamdulillah ya allah”
PAK HENDRO
“Ayahmu di surga pasti bangga gung sama kamu. Kamu anak yang berprestasi”

AGUNG
(hanya tersenyum)


~END~

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Melakukan Sidak Ruang Isolasi Pemudik di Kabupaten Kendal

NAMA   : M Fajri Sobah  NIM       : 1404016069 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Melakukan Sidak Ruang Isolasi Pemudik di Kabupa...